Posted by: grahita | December 23, 2010

Puber ke Dua …Merasakan “keremajaan” di Usia Senja

Kenikmatan masa muda yang seakan dinikmati kembali pada individu pada masa-masa usia senja lebih sering disebut dengan istilah “puber ke dua”. Walau memang tidak pernah ada itilah puber pertama dan puber ke tiga, namun istilah puber ke dua sebenarnya sebuah istilah untuk menggambarkan suatu kondisi dimana seorang individu pada masa usia senja mulai merasakan kembali “keremajaan” nya.
Istilah “puber” sebenarnya diambil atau berasal dari kata “pubes” yang artinya rambut yang tumbuh di sekitar kemaluan. Kondisi ini dialami oleh anak berusia belasan tahun, baik laki-laki maupun perempuan. Puber kedua adalah kondisi dimana terdapat kesamaan perilaku seperti yang dialami anak-anak yang memasuki masa puber, seperti lebih memperhatikan penampilan, lebih memperhatikan lawan jenis, dan sebagainya.

Puber kedua dialami oleh pria maupun wanita yang memasuki usia 40 tahun ke atas. Gejala yang timbul pada pria saat memasuki puber kedua adalah :

Enggan tampil tua. Mereka mulai memperhatikan penampilannya maupun keindahan tubuhnya. Rambutnya disemir ala anak muda, bergaya gaul, memodifikasi mobilnya menjadi ceper, dan sebagainya.

Mereka juga mulai senang kembali berpetualang. Mulai dari dari naik motor jarak jauh, sampai keluar masuk diskotek.

Produktivitas hidup meningkat. Banyak ditemui bahwa mereka semakin mahir bernegosiasi, semakin maju bisnisnya, maupun semakin memukau karirnya.

Sedangkan pada wanita, gejala yang muncul adalah :

Terganggu atau berhentinya proses menstruasi (terjadi menopause). Hal ini terjadi karena gonadotrop tidak diproduksi lagi oleh kelenjar hypophysc. Efek yang terjadi adalah pusing, lesu, dan kurang bergairah. Akibatnya kestabilan emosi sering terganggu.

Timbunan lemak menyusut sehingga kulit mulai keriput, bahkan buah dada mulai berubah bentuk. Rambutpun mulai memutih. Keadaan ini akan berpengaruh pada kejiwaannya. Apalagi jika suami memandang hal itu sebagai suatu kemunduran.

Setiap orang akan mengalami fase puber kedua ini. Karena itu perlu persiapan yang cukup matang untuk memasuki fase krisis ini. Di sinilah komitmen perkawinan kembali teruji. Komunikasi dan pengertian memegang peran yang sangat penting bagi pasangan yang mulai memasuki masa puber kedua ini. Kondisi yang berbeda antara suami dan istri sering kali memicu konflik di antara mereka berdua. Suami semakin bersemangat dalam banyak hal, sedangkan istri semakin lesu dan kurang bergairah.
Membangun komunikasi yang baik merupakan kunci utama keberhasilan pasangan suami istri untuk melewati masa pubertasnya yanhg kedua.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melewati masa puber kedua dengan baik adalah:

Mencari waktu untuk dapat memanfaatkan waktu khusus yang bersifat privasi tanpa diganggu orang lain,

Memberikan kejutan mesra seperti candle light dinner, membelikan barang yang sedang diinginkan pasangan, dan sebagainya

Membuka kembali kenangan lama dengan mulai membuka barang barang yang menjadi kenangan masa lalu

Membangun kembali kenangan kemesraan antar pasangan

Dengan demikian diharapkan pasangan yang memasuki masa puber kedua dapat melewatinya dengan baik dan memasuki usia senja dengan bahagia.

Sumber: psychologytoday.org


Responses

  1. pak eko, sy senang sekali membaca artikel puber kedua, karena sy mengalami kegelisahaan itu meski sy tidak keriput beruban atau menjelang menoupouse karna usia saya 38 tahun. Yang menjadi pertanyaan saya lagi jatuh cinta yang luar biasa kepada seorang laki-laki yg keliatannya mengalami hal yang sama. Perasaan itu diluar logika..berulang kali saya melarikan diri dari perasaan ini namun sulit sekali mengatasinya. Tolong pak ..saya harus bagaimana?

    • Ibu Yani yang baik,
      Sikap pertama yang memang harus dilakukan oleh ibu adalah “keep it easy and be rational”. Anggaplah bahwa perasaan itu adalah bagian dari kesempatan baik yang luarbiasa, sehingga memang justru harus dinikmati sebagai kado ibu dari sang pencipta. Namun memang harus tetap rasional, dalam arti bahwa objeknya haruslah pasangan hidup anda yang resmi. Ibu harus justru bersyukur karena mendapat kesempatan untuk merasakannya, nikmati dan syukuri itu jawaban idealnya.
      Demikian ibu, semoga bermanfaat.

  2. Ibu Yani yg lagi jatuh Cinta. Jatuh cinta mah biasa dong. Nikmati saja bu…. masalah dilanjut atau tidak ya…. ikuti air mengalir saja lah…. Hidup itu cuman sekali sayang kalau masa-masa puber kedua kita lewatkan…. so enjoy aja kali….

  3. sepertinya aku sedang mengalaminya…….

  4. inikah yang kurasa……………..

  5. [...] yang mengalami puber kedua. Puber kedua didasari pada kenyamanan psikologis. Menurut link yang ini puber kedua bisa dilihat dari beberapa gejala seperti [...]

  6. Sepertinya saya sedang mengalaminya..tapi ga tahu pasti..
    Saya kerja di luar negeri dan punya pacar di negeri di mana saya kerja dan kami sudah pacaran hampir 3 tahunan..dan akhir akhir ni mulai bosan ama dia dan komunikasi kami hanya dengan bahasa dia,saya mulai bosan..nah suatu hari saya ketemu seseorang yg bahasa Inggrisnya lancar banget,(di negara tempat saya krja,jarang yang bisa bahasa Inggris lancar) makanya saya suka dan dia baik banget..sekarang masalahnya..saya kayak anak belasan tahun aja,pengin ngobrol ama dia pengin liat dia dan konyolnya hanya liat mobilnya aja senang,dengar suaranya dari kamarku juga seneng(dia tetangga aku)..nah,itu kan puber kedua..tolongin ni,gimana untuk menghindari perasaan ini? Kacau banget,ga bisa kerja dengan baik..dan merasa berdosa ama pacar saya..tolong..siapa bisa bantu? Thanks

  7. TAK DUKUNG YUUUUUU…………. MANTEP…..SETUJU…….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 27 other followers

%d bloggers like this: